Jumat, 17 Juli 2009

Alabaster Box

Don't be angry if I wash His feet with my tears
And dry them with my hair
You weren't there-the night He found me
You did not feel what I felt
When He wrapped His loving arms around me
And you don't know the cost
Of the oil in my alabaster box

(taken from Alabaster Box - cece winans)


Lagu luar biasa ini dikirimkan melalui email oleh seorang sahabat bernama Ranya Badudu,, 3 kali diulang untuk dinikmati dan saya tersentuh...

lagu ini bercerita mengenai seorang perempuan yang berusaha menemui Tuhannya, ketika akhirnya dijumpainya Tuhannya itu, ternyata ia masih harus melewati rangkaian hal hal menakutkan untuk bisa berbincang dengan Tuhannya.. , ga cuma itu ia masih juga digunjingkan karena akhirnya membersihkan kaki Tuhannya dengan minyak yang mahal, lalu mengeringkannya dengan rambut panjangnya,, orang-orang yang merasa super suci itu dengan sombongnya berucap bahwa nilai dari minyak mahal itu harusnya bisa lebih berharga bila diberikan untuk orang-orang yang tidak mampu... ahhhh kedok apalagi ituu??

sok tauu, banyak omong.. memangnya mereka tau kenapa perempuan itu akhirnya membeli minyak mahal itu untuk membasuh kaki Tuhannya? memangnya mereka tau sejarah dibalik itu? memangnya jika mereka punya uang senilai minyak mahal itu, mereka pasti akan berikan kepada orang yang tidak mampu?? memangnya mereka tau bahwa minyak mahal itupun tidak sebanding nilainya dengan apa yang perempuan itu dapatkan dari Tuhannya sebelumnya? memangnya mereka tau bahwa pengampunan dan pemulihan itu tidak ternilai harganya?

Bak seorang seniman menghasilkan sebuah mahakarya, seniman itulah yang berhak untuk memberi nilai kepada hasil karyanya.. Manusia adalah mahakarya ciptaan Tuhan, dan hanya Tuhan yang berhak memberi penilaian atau judgement terhadap mahakaryanya.. sayangnya banyak orang yang suka bermain tuhan tuhanan.. menilai, menghakimi, menghukum ahh sayangnya...

ketika akhirnya mereka marah-marah ga jelas, Tuhannya perempuan ini cuma bilang "Let her alone; why trouble ye her? she hath wrought a good work on me. For ye have the poor with you always, and whensoever ye will ye may do them good: but me ye have not always."

tuhh kannn?? Tuhannya aja seneng kok dengan apa yang perempuan ini buat, kenapa malah orang-orang itu marah? Tuhan aja bilang bahwa hal yang perempuan ini buat adalah "good work on me" ..


gue belajar, bahwa ketika kita melakukan apapun dengan KETULUSAN, akan sangat terasa maknanya.. it comes from the heart.. ga peduli berapapun NILAINYA (karena nilai menjadi sangat relatif), ga peduli berapapun PENGORBANAN yang harus dibuat, ga peduli orang bilang apa.. Tuhan yang menilai bahwa perbuatan itu BAIK

gue juga belajar dari perempuan ini, bahwa ia melakukan sesuatu yang berharga TEPAT PADA WAKTUNYA ' For ye have the poor with you always, and whensoever ye will ye may do them good: but me ye have not always.' (please liat notes gue sebelumnya, betapa gue nyesel gue ga pernah bilang sama imanuel "man, terimakasih ya udah ngajarin gue tentang ketulusan" itu karena gue ga melakukan tepat pada waktunya)

yang paling penting gue akan belajar untuk tidak menjadi salah satu dari orang2 yang sok sok marah-marah menilai perbuatan orang lain,, karena hanya Tuhan sang pencipta yang punya hak itu.. kalau Tuhan aja menilai itu adalah perbuatan baik, kenapa kita yang cuma ciptaannya berani bilang kalau itu cuma pemborosan? kalau Tuhan aja memberi pengampunan dan kesempatan kedua, kenapa kita jadi merasa bahwa kita boleh untuk tidak mengampuni dan tidak memberi kesempatan kedua?


"you don't know the cost of the oil in my alabaster box"
bukan sekedar nilai uang dari minyak mahal tersebut itu, tapi makna yang jauh lebih besar dibalik itu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar