Minggu, 18 Januari 2009

Be Brave Enough

Memulai tahun 2009 yang menurut banyak orang merupakan tahun yang sulit, tahun penuh goncangan, tahun yang menakutkan, semua sendi kehidupan akan terkena imbasnya, tidak ada yang survive, yahh itu yang orang-orang prediksikan SULIT dan MENAKUTKAN.
Sementara tahun 2008 adalah tahun yang menakjubkan buatku, sangat menakjubkan, di tahun ini kudapatkan pekerjaan di kantor impian, tora juga mendapatkan pekerjaan baru yang sangat sejalan dengan hobby nya,  kudinyatakan hamil dan lalu menglami keguguran pada usia 3 bulan, kami menutup suatu kebaktian anak muda, memulai pelayanan baru "The Messenger" dan menerbitkan edisi perdana majalah impian, dan akhirnya kami punya rumah.. tahun yang ajaib bukan. Tahun 2008 berjalan sangat diluar dugaan, fantastis dan luar biasa.. dan tanpa terasa kita sudah melewatinya dan memasuki tahun 2009
Tahun 2009, sesulit apapun toh kita ga bisa menghindarinya dan toh akhirnya kita sudah ada di dalamnya bukan. Hanya bagaimana cara kita menghadapinya. seperti kata penulis buku "the Last Lecturer",  kita ga bisa mengubah kartu yang sudah ada di tangan kita, kita hanya bisa memainkannya dengan benar. 
Sebenarnya aku ga mau mengakhiri tahun 2008, terlalu banyak hal menyenangkan yang menakutkan jika harus berakhir,, namun memasuki tahun 2009 ini saatku berdoa berdua dengan Tora, God whispered kalau apa yang terjadi di tahun 2008 barulah starter,,, masih banyak hal amazing yang disediakan buatku di tahun 2009.. kusenang dehhh dan akhirnya memilih untuk masuk tahun 2009 dengan berani....
Ga akan mudah tapi ga sulit juga, karena saatku ga bisa buat apa2, tangan Tuhan bekerja buatku dengan lebih dashyat... kununggu aja deh kejutan2 besar dari Tuhan....